Langsung ke konten utama

Hakikat Psikologi Belajar

 

Pengertian Psikologi Secara Epistemologi


Psyche dari bahasa Yunani yang berarti JIWA dan Logos yang berarti ILMU PENGETAHUAN.

Pengertian Psikologi Secara Ontologi

Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa termasuk gejala-gejala, proses dan latar belakangnya. Sedangkan, Belajar adalah suatu AKTIVITAS SADAR yang dilakukan secara terstruktur untuk mengasah aspek kognitif, afektif dan psikomotorik.

Dapat disimpulkan bahwa Psikologi belajar adalah ilmu pengetahuan yang berusaha mempelajari dan menganalisis prinsip-prinsip perilaku manusia dalam proses belajar dan pembelajaran.

Bruno membagi pengertian psikologi menjadi tiga bagian, yaitu:

a.    Psikologi yang mempelajari tentang jiwa/roh

b.    Psikologi yang mempelajari tentang kehidupan mental

c.    Psikologi yang mempelajari tentang perubahan tingkah laku

Sebelumnya disebutkan bahwa psikologi ialah ilmu yang mempelajari gejala-gejala jiwa, maka gejala jiwa itu ada apa saja? Berikut beberapa Gejala jiwa :

1.     Pengenalan/kognisi

Rincian aktivitas gejala pengeanalan / kognisi ini, yaitu:

a.    Mengamati

b.  Menanggapi (Visual/mata, auditif/telinga, olfatorik/hidung, gustatif/lidah, taktil/raba, eidietik/istimewa/bayangan yang jelas)

c.   Mengingat (Mencamkan / menanam; meyimpan / dirawat; memproduksi / dilatih / dipahami)

d.   Fantasi/khayalan (terpimpin, kreatif/produktif)

e.    Berpikir (mampu berpikir secara sederhana serta dapat merangkai proses dan hasil)

f.     Kecerdasan

2.    Perasaan: meliputi emosi. Rincian aktivitas gejala perasaan adalah ketuhanan (rohani), sosial, intelektual, etik, keindahan, harga diri, marah, takut, cinta, benci, cemas, depresi, dll.

3.    Kehendak / konasi: rincian aktivitas gejala kehendak/konasi adalah motif (jasmaniah, rohaniah, sosial, intrinsik, ekstrinsik), adalah alasan pendorong untuk melakukan sesuatu,

4.    Campuran / combine: rincian aktivitas gejala campuran/combine  akan muncul dari gejala nomor 1, 2, dan 3. Selain itu rincian aktivias lainnya dari gejala campuran merupakan perhatian, sugesti dan kelelahan.

 

Sumber: Catatan kuliah pribadi Pertemuan kedua, 6 Oktober 2020 dan e-book Psikologi Belajar Oleh Syarifan Nurjan, M.A. Pembahasan BAB 1

Blog ditulis oleh: Nur Putri Octavia (Nim. 18422121)

Dosen Burhan Nudin

Prodi: Pendidikan Agama Islam


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teori Belajar

 Adapun Karakteristik masing-masing Teori Belajar sebagaimana uraian dibawah ini: a.        Teori Belajar Behavioristik Teori belajar ini mrupakan perubahan tingkah laku yang dialami pesdik setelah adanya interaksi antara stimulus yang diberikan pendidik dan respon yang diberikan pesdik terhadap stimulus tersebut. Keunggulan: Cocok digunakan ketika sebuah pengetahuan butuh praktek dan pembiasaan Kelemahan: pembelajaran merupakan teacer centered learning. b.       Teori Belajar Kognitif Teori belajar kognitif merupakan teori yang mengembangkan fungsi kognitif pesdik sehingga dapat belajar dengan maksimal. Tugas guru adalah mengembangkan potensi kognitif pesdik. Keunggulan: mengembangkan potensi kognitif pesdik, meningkatkan kemampuan siswa untuk memecahkan masalah, meningkatkan semangat pada pesdik. Kelemahan: pendidik harus mampu memperhatikan kemampuan setiap pesdik per – individu. c.     ...

Motivasi Belajar

Motivasi berasal dari kata motiv yang memiliki arti "dorongan", "kemauan", alasan". Pengertian dari kata "motivasi" adalah sebuah dorongan dalam diri seseorang untuk melakukan sesuatu. Nah, ketika berada pada konteks motivasi dalam belajar memiliki makna keseluruhan dorongan atau sesuatu yang menggerakkan pada diri peerta didik yang menimbulkan, memastikan keberlangsungan, dan memberikan arah kegiatan belajar, sehingga diharapkan tujuan dapat tercapai.  Komponen di dalam Motivasi ada kebutuhan, tujuan, tingkah. Sebagaimana yang ditunjukkan dalam gambar di bawah ini. Penjelasan: 1. Kebutuhan Kebutuhan merupakan "sesuatu" yang dibutuhkan seorang individu atau kelompok. Kebutuhan dibagi lagi oleh Maslow menjadi : a. kebutuhan fisiologis: kebutuhan yang harus dipuaskan agar tetap hidup. b. kebutuhan perasaan aman: kebutuhan untuk merasakan mendapat perlindungan dari bahaya. c. kebutuhan sosial dalam cinta memiliki dan dimiliki: kebutuhan yang d...