Motivasi berasal dari kata motiv yang memiliki arti "dorongan", "kemauan", alasan". Pengertian dari kata "motivasi" adalah sebuah dorongan dalam diri seseorang untuk melakukan sesuatu. Nah, ketika berada pada konteks motivasi dalam belajar memiliki makna keseluruhan dorongan atau sesuatu yang menggerakkan pada diri peerta didik yang menimbulkan, memastikan keberlangsungan, dan memberikan arah kegiatan belajar, sehingga diharapkan tujuan dapat tercapai.
Komponen di dalam Motivasi ada kebutuhan, tujuan, tingkah. Sebagaimana yang ditunjukkan dalam gambar di bawah ini.
Penjelasan:
1. Kebutuhan
Kebutuhan merupakan "sesuatu" yang dibutuhkan seorang individu atau kelompok. Kebutuhan dibagi lagi oleh Maslow menjadi :
a. kebutuhan fisiologis: kebutuhan yang harus dipuaskan agar tetap hidup.
b. kebutuhan perasaan aman: kebutuhan untuk merasakan mendapat perlindungan dari bahaya.
c. kebutuhan sosial dalam cinta memiliki dan dimiliki: kebutuhan yang dirasakan manusia bahwa ia dibutuhkan dan diterima oleh orang lain dan kelompoknya.
d. kebutuhan harga diri: kebutuhan tentang penghargaan dirinya oleh orang lain dan lingkungannya.
e. kebutuhan aktualisasi diri: kebutuhan untuk memenuhi hasrat menjadi individu dalam pencapaian diri yang sempurna.
2. Tingkah Laku
kekuatan mental yang berorientasi pada pemenuhan pencapaian tujuan, atau tingkah laku yang dipergunakan sebagai cara atau alat suatu tujuan agar tercapai.
3. Tujuan
tujuan berfungsi untuk memotivasi tingkah laku. Selain itu tujuan bisa menentukan seberapa aktif seseorang akan bertingkah laku.
Jenis-jenis motivasi
1. Motivasi primer dan motivasi sekunder
2. Motif instrinsik dan motif ekstrinsik
3. Motif tunggal dan motif bergabung
4. Motif mendekatt dan motif menjauh
5. Motif sadar dan motif tak sadar
6. Motif biogenetis, sosiogenetis dan teogenetis.
Fungsi Motivasi
Ada tiga fungsi motivasi: 1. Mendorong manusia untuk berbuat, sebagai penggerak atau motor yang melepaskan energi. Motivasi dalam hal ini merupakan motor penggerak dari setiap kegiatan yang akan dikerjakan. 2. Menentukan arah perbuatan, yakni ke arah tujuan yang hendak dicapai. Dengan demikian motivasi dapat memberikan arah dan kegiatan yang harus dikerjakan sesuai dengan rumusan tujuannya. 3. Menentukan arah perbuatan, yakni ke arah tujuan yang hendak dicapai. Dengan demikian motivasi dapat memberikan arah dan kegiatan yang harus dikerjakan sesuai dengan rumusan tujuannya.
Sifat Motivasi Belajar
1. Motivasi intrinsik
2. Motivasi ekstrinsik
3. Motivasi diperkaya
Sumber: Psikologi Belajar Oleh Syarifan Nurjan, M.A.
Blog ditulis oleh: Nur Putri Octavia (Nim. 18422121)
Dosen Burhan Nudin
Prodi: Pendidikan Agama Islam

Komentar
Posting Komentar